KUALATUNGKAL- Ditengah gencarnya Presiden prabowo untuk melakukan efisiensi anggaran agar belanja tepat sasaran dan untuk kepentingan dan kebutuhan masyarakat, DPRD Kab. Tanjab Barat malah mengusulkan Pembangunan Gedung Banggar DPRD, ± 12 Miliyar yang saat ini tengah proses tender yang dinilai tidak memikirkan kepentingan yang lebih mendasar.
Pembangunan Gedung Banggar DPRD tersebut sebelumnya pernah diusulkan oleh DPRD Kabupaten Tanjabbar di zaman Bupati Safrial namun di tolak Safrial karena dinilai tidak urgent sedang Tanjabbar masih memiliki kebutuhan – kebutuhan yang mendesak saat itu.
Di masa kepemimpinan Anwar Sadat kini DPRD Terkesan dimanjakan dengan tidak dipertimbangkan segala keinginannya dan selalu disetujui oleh eksekutif, wajar karena menangnya Anwar Sadat – Katamso periode 2025 – 2030 diusung oleh kualisi gemuk dengan 21 kursi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
” Sama saja eksekutif dengan legeslatif tidak punya empati kepada masyarakat, untuk apa gedung banggar apakah mendesak, masih banyak lagi kepentingan masyarakat lain nya yang mesti didahului, ” Ujar Syarifuddin Ar.
Menurutnya harusnya Anwar sadat selaku pemilik kebijakan tertinggi itu menunjukkan dukungan terhadap pemerintah pusat dengan tidak melaksanakan kegiatan – kegiatan yang dinilai tidak dalam katagori Urgent.
” Proyek itu terkesan dipaksakan untuk kepentingan oknum, kalau 12 M itu dialihkan untuk sarana jalan, pendidikan dan kesehatan akan lebih bermanfaat, ” Tukasnya. (Red)






