JAMBI- Ada hal yang menarik dalam pelaksanaan RPJMD Provinsi Jambi 2025-2030 yang dilaksanakan oleh Pemprov Jambi di Swisbell Hotel, Jambi (21/05) yang dihadiri oleh Wamendagri Bima Arya Sugiarto.
Hal tersebut dikarenakan ketidakhadiran dua kepala daerah yakni Bupati Tanjabbar, dan Bupati Batanghari. Adapun Anwar Sadat yang lebih memilih melakukan kegiatan dikantor nya menyambut kunjungan tim fakultas kesehatan ibnu sina, dari pada menghadiri RPJMD Provinsi Jambi.
Atas ketidakhadiran nya Wamendagri pun memberikan teguran keras kepada kedua kepala daerah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kedua kepala daerah tersebut tidak menghargai penting nya agenda strategis ini karena tidak hadir secara langsung maupun melalui wakil kepala daerah
” Ini bukan acara seremonial. Musrenbang menjadi ruang sinkronisasi program kabupaten dengan provinsi hingga ke tingkat pusat,” tegas Bima.
Bima menilai tindakan disiplin seperti ini penting sebagai bagian dari pembenahan birokrasi, sesuai arahan Menteri Dalam Negeri.
Sementara itu, Gubernur Al Haris juga menyayangkan absennya kedua bupati tersebut. la menekankan pentingnya kehadiran kepala daerah untuk menyampaikan langsung aspirasi dan usulan pembangunan.
” Apalagi acara ini dihadiri Wamendagri. Seharusnya, jika bupati berhalangan, wakilnya bisa hadir. Ini soal komitmen terhadap sinkronisasi program pemerintah pusat, provinsi, dan daerah,” ujar Al Haris. (**/red)






