Dinilai Tak Relevan, Angka Kontrak WFC Kualatungkal Bakal Ditinjau Ulang

- Publisher

Senin, 29 Juni 2026 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUALATUNGKAL_ Kontrak kerja sama pengelolaan salah satu aset milik pemkab tanjabbar kepada pihak ketiga saat ini sudah tidak relevan lagi karena angka nya terbilang sangat kecil dan perlu dievaluasi nilai angka kontrak nya. adapun kontrak kerja sama nya akan berakhir ditahun 2027 dengan nilai kontrak Rp 50 juta.

Kabid Pariwasata Disparbudpra Kurtubi mengakui bahwa kontrak kerja sama pengelolaan kerja sama antara pemkab dengan pihak ketiga tersebut akan berakhir ditahun 2027.

” Iya benar kontrak nya akan berakhir di 2027, bisa diperpanjang bisa juga tidak tergantung keputusan bersama nanti nya, ” Ujar Kurtubi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disinggun tentang kecil nya angka kontrak untuk masa saat ini Kurtubi tidak menampik dan perlu ada nya penyesuaian angka kontrak yang masuk ke PAD.

” Kalau dilihat lihat perlu kita tinjau kembali angka nya dan itu ada dalam klausul kontrak nya bisa dievaluasi kapan saja, ” Ungkapnya.

Namun dirinya tidak bisa memutuskan secara sepihak dan perlu ada nya kajian teknis mengenai angka yang pas untuk kontrak nya.

” Perlu dibicarakan dulu dengan pimpinan dan pihak pengelola terlebih dahulu, kalau kita sifat nya teknis saja, ” tukasnya.(red)

Berita Terkait

kSOP Syahbandar Tutup Mata, Aparat Hukum Sejogya nya Turun Tangan!!
Dikabarkan Tak Miliki Izin Berlayar, DPRD Tanjabbar Minta KSOP Syahbandar Kualatungkal Tegas
SB Karya Budi Utama Tenggelam Diduga Tak Miliki Izin Resmi Berlayar
DPRD Tanjabbar Minta Disporabudpar Evaluasi Kontrak Pengelolaan WFC Kualatungkal
Proyek Mubazir PU Tanjabbar Rp 5 Miliar Dermaga Sei Landak Banyak Patah
Menkes Langsung Temui Dokter Internship Secara Tertutup
Terkait Temuan BBM , Sekda : Tidak Ada Mark Up, Beli nya Banyak Di Eceran
Kejari Dalam Waktu Dekat Akan Ungkap Kasus Korupsi Lain, Usai Kasus Dugaan Korupsi Subsidi Perumda Tirta Pengabuan
Berita ini 417 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:37 WIB

kSOP Syahbandar Tutup Mata, Aparat Hukum Sejogya nya Turun Tangan!!

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:55 WIB

Dikabarkan Tak Miliki Izin Berlayar, DPRD Tanjabbar Minta KSOP Syahbandar Kualatungkal Tegas

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:01 WIB

SB Karya Budi Utama Tenggelam Diduga Tak Miliki Izin Resmi Berlayar

Senin, 29 Juni 2026 - 17:18 WIB

Dinilai Tak Relevan, Angka Kontrak WFC Kualatungkal Bakal Ditinjau Ulang

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:22 WIB

Proyek Mubazir PU Tanjabbar Rp 5 Miliar Dermaga Sei Landak Banyak Patah

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:50 WIB

Menkes Langsung Temui Dokter Internship Secara Tertutup

Kamis, 9 April 2026 - 19:40 WIB

Terkait Temuan BBM , Sekda : Tidak Ada Mark Up, Beli nya Banyak Di Eceran

Jumat, 3 April 2026 - 13:02 WIB

Kejari Dalam Waktu Dekat Akan Ungkap Kasus Korupsi Lain, Usai Kasus Dugaan Korupsi Subsidi Perumda Tirta Pengabuan

Berita Terbaru

Ditreskrimsus Polda Jambi Gelar Konpers Penangkapan Tiga Tersangka Pembobol Bank Jambi

Kriminal

Tiga Tersangka Pembobol Rekening Nasabah Bank Jambi Diringkus

Selasa, 14 Jul 2026 - 19:51 WIB