JAKARTA – Kabupaten Tanjabbar termasuk 4 besar penghasil kelapa dalam di Indonesia, setelah Inhil, Halmahera, Tanjabtimur. Adapun luas hamparan kelapa dalam ditanjabbar seluas 54 ribu hektar.
Wabup Tanjabbar, Katamso menyebutkan bahwa pertemuan dengan menteri pertanian Amran Sulaiman dikarena Tanjabbar menjadi salah satu prioritas pembngunan pabrik hilirisasi kelapa dalam.
” Di Indonesia direncanakan dibangun 160 pabrik hilirisasi pabrik kelapa dalam, Tanjabbar merupakan penghasil kelapa dalam terbesar ke 4 di Indonesia, ‘ Ujar Wabup Katamso.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lanjut Katamso, daerah diberikan keleluasaan mengusulkan jenis industri yang akan diusulkan dibangun dan pembangunan nya dilaksankan oleh pemerintah pusat.
” Dengan adanya pabrik nanti nya bisa mengangkat dan menstabilkan harga kelapa dalam ditanjabbar, ” Ungkapnya
Sementara itu Pengusaha Kelapa Dalam Tanjabbar yang juga turut menghadiri H.Assek menyebutkan bahwa sesuai data BPS produksi kelapa dalam Tanjabbar itu hanya 50 ribuan ton pertahun, namun langkah kedepan para pengusaha kepala dalam akan berkumpul untuk mengetahui persis berapa produksi kelapa dalam yang ada ditanjabbar pertahun nya.
” Data real nya nanti kita akan kumpul para pengusaha kelapa dalam untuk mengetahui data pasti nya produksi pertahun itu berapa, perkiraan saya bisa tembus 100 ribuan ton, ” Jelasnya.
Setelah diketahui data pasti nya akan diserahkan ke pemkab Tanjabbar untuk disampaikan ke kementerian pertanian karena kementerian pertanian memerlukan data pasti produksi pertanian unggulan kelapa dalam tersebut.
” Pabrik itu nanti nya dibangun oleh BUMN melalui danantara jelas itu sangat menguntung kan bagi petani kelapa dalam yang ada ditanjabbar, ” tukasnya.(red)






