Pansus II DPRD Sarolangun Minta DLH Tinjau Ulang Izin Amdal Stokepile Batu Bara

- Publisher

Senin, 14 April 2025 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAROLANGUN- Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kabupaten Sarolangun, Fazin Hisabi, secara tegas meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sarolangun untuk meninjau ulang izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang dikeluarkan terhadap operasional stokpile batubara yang beroperasi di wilayah Kabupaten Sarolangun, Senin (14/4/2025).

Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Fazin Hisabi dalam rapat resmi Pansus yang digelar pada hari Senin., Dalam forum itu., ia menyuarakan keresahan masyarakat yang selama ini merasa dirugikan dan sangat terganggu akibat dampak lingkungan dari aktivitas stokpile batubara, yang dinilai mencemari lingkungan sekitar.

“Kami menerima banyak keluhan dari masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar lokasi stokpile., Mereka merasa kecewa dan frustrasi karena kualitas udara yang memburuk akibat debu yang mencemari rumah serta meningkatnya risiko kesehatan,” tegas Fazin Hisabi di hadapan peserta rapat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lalu, Fazin menilai bahwa Dinas Lingkungan Hidup sebagai instansi yang bertanggung jawab atas pengawasan dan penerbitan izin lingkungan harus bersikap lebih kritis dan transparan dalam setiap proses penerbitan AMDAL., ia juga menduga terdapat kelalaian dalam proses kajian sebelumnya yang membuat izin tetap dikeluarkan meskipun potensi pencemaran sangat besar.

“Ini bukan sekadar soal dokumen administratif, ini menyangkut hak masyarakat atas lingkungan yang sehat dan bersih., Jika memang AMDAL yang dikeluarkan tidak mengakomodir dampak riil di lapangan, maka dari itu DLH wajib mencabut atau meninjau ulang izin tersebut,” tegas politisi dari Fraksi PPP ini.

Dalam kesempatan yang sama, beberapa anggota Pansus II lainnya juga mendukung pernyataan Fazin, Mereka menilai bahwa aktivitas industri batubara di Kabupaten Sarolangun sudah terlalu longgar dalam pengawasan, dan sudah saatnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua perizinan yang menyangkut lingkungan hidup.

Sementara itu, masyarakat yang terdampak pun terus menyuarakan protes mereka., Berdasarkan laporan yang diterima DPRD, warga telah berulang kali mengadukan pencemaran udara, suara dan limbah yang berasal dari area stokpile., Namun hingga kini belum juga ada tindak lanjut serius dari pemerintah daerah.

Dengan tegas Fazin juga meminta agar rapat Pansus ini tidak hanya berhenti pada wacana saja tetapi dilanjutkan dengan langkah yang konkret, termasuk inspeksi lapangan dan pemanggilan pihak-pihak terkait, termasuk pengelola stokpile dan pejabat DLH yang mengeluarkan izin tersebut.

“Kita tidak boleh membiarkan masyarakat terus menjadi korban karena kelalaian birokrasi dan lemahnya pengawasan ini, namun kita akan terus kawal persoalan ini hingga ada kejelasan dan tindakan nyata dari pemerintah daerah,” pungkasnya.

Rapat Pansus II tersebut menjadi sorotan publik karena menyangkut isu strategis yang berdampak langsung terhadap kesehatan dan kenyamanan hidup masyarakat Sarolangun, diharapkan langkah kritis yang diambil oleh DPRD Sarolangun ini bisa menjadi momentum evaluasi besar terhadap seluruh aktivitas pertambangan dan industri batubara di wilayah tersebut kabupaten sarolangun. (**)

Berita Terkait

DPRD Sarolangun Gelar Paripurna Pandangan Umum Fraksi
Waka DPRD Sarolangun Cik Marleni Gelar Halal Bihahal
Ketua DPRD Kabupaten Sarolangun Turut Hadiri Acara Balumbo Biduk
Ketua DPRD Sarolangun Pimpin Rapat Paripurna Tingkat I Tahap I LKPJ Bupati Tahun 2024
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:22 WIB

Proyek Mubazir PU Tanjabbar Rp 5 Miliar Dermaga Sei Landak Banyak Patah

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:50 WIB

Menkes Langsung Temui Dokter Internship Secara Tertutup

Kamis, 9 April 2026 - 19:40 WIB

Terkait Temuan BBM , Sekda : Tidak Ada Mark Up, Beli nya Banyak Di Eceran

Jumat, 3 April 2026 - 13:02 WIB

Kejari Dalam Waktu Dekat Akan Ungkap Kasus Korupsi Lain, Usai Kasus Dugaan Korupsi Subsidi Perumda Tirta Pengabuan

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:03 WIB

Dishub Tanjabbar Berikan Paket Sembako Untuk Jukir

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Tanjabbar Bakal Bangun TPU Berkah 2 di Balai Marga

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:57 WIB

Dalam Minggu Ini, Bank Jambi Sebut Selesaikan Dana Nasabah

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:29 WIB

Terkait Tapal Batas Daerah, Dirjen Adwil Kemendagri Akan Putuskan Adil

Berita Terbaru

Daerah

Menkes Langsung Temui Dokter Internship Secara Tertutup

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:50 WIB