KUALATUNGKAL- Birokrasi di pemkab tanjabbar ditenggarai kembali diracuni oleh oknum diluar pemerintahan sehingga penempatan pejabat setingkat eselon II oleh Bupati Tanjabbar Anwar Sadat untuk jabatan peltu Asisten Pemerintahan dinilai tidas ideal. Dalam aturan memang untuk pengisian jabatan eselon II Serendah-rendahnya menduduki pangkat satu tingkat dibawah jenjang pangkat yang ditentukan (sesuai PP Nomor 100 Tahun 2000, PP Nomor 13 Tahun 2002), hanya saja untuk Kabag Prokopim Johan Hendri Broring yang jalur koordinasi nya dberada dibawah Asisten Administrasi Umum, justru ditempatkan menjadi peltu Asisten Pemerintahan. Idealnya peltu Asisten Pemerintahan ditempatkan oleh jalur koordinasi yang langsung dibawah Asisten Pemerintahan bukan malah dijalur koordinasi Asisten Administrasi.
Kepala BKPSDM Tanjabbar, Saldi membantah bahwa penunjukan Kabag Prokopim Johan Hendri Broring oleh Bupati tidak ideal dan koordinasi nya akan tetap jalan karena semua kabag 1 perangkat daerah yakni Sekretariat Daerah yg kepala OPDnya Sekretaris Daerah.
” Asisten merupakan jalur koordinasi yang muaranya tetap pada Sekretaris Daerah, ” tukasnya.(red)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT






